Pernah mendengarkan satu ceramah
dari seorang ustadz di pondok. Beliau membahas tentang shortcut alias jalan
pintas agar doa kita cepat dikabulkan. Rumusnya yakni, mendoakan orang lain.
Jika ada yang bertanya, “Bagaimana bisa coba, mendoakan orang lain bisa mensupport
doa kita cepat dikabulkan?”. Usut punya usut, ternyata saat kita mendoakan
orang lain, ada malaikat yang mengamini doa kita seraya berkata, “Semoga engkau
juga mendapatkan hal yang sama”. Jadi, sesungguhnya doa malaikat inilah yang
membantu dan mendorong terkabulnya doa.
Singkat cerita, setelah mendapat
pelajaran baru ini, ada sorang teman yang langsung menerapkannya. Ia mendoakan
teman-temannya, dari yang lagi dihadapkan pada bangku sekolah, jodoh, keturunan,
cita-cita, rejeki, pekerjaan, dan semua yang mencakup urusan lahir batin. Nota
bene, temen saya yang saya ceritakan ini, belum punya kerjaan, masih belajar,
rejeki pas-pasan, masih dalam proses menggapai cita dan yang paling pokok, ia
belum jua menemukan jodohnya. Ia berusaha istiqomah dalam doa untuk
teman-temannya ini, ya meski tersering tak menyebutkan satu persatu nama
temannya. Setelah beberapa bulan ritual ini ia jalani, memang ada beberapa
kejutan.
Tapi bukan terkabulnya apa-apa yang ia harapkan untuk dirinya, akan tetapi justru satu persatu dari teman yang ia doakan mengabarkan berita gembira. Satu teman mengkabarkan dimudahkannya urusan yang sebelumnya begitu rumit dijalani, satu teman yang lain memberitakan bahwa ia sedang mengandung anak yang selama ini diharapkan dan satu teman lagi menyampaikan bahwa ia akan segera naik ke pelaminan dengan jodoh yang sungguh diluar dugaan. SubhanAllah...temen saya sich, mewanti wanti saya untuk tidak menganggap doanya mustajab, namun lebih kepada kesungguhan Allah dalam menepati janjiNya. Dalam kasus yang terakhir ini, “Doa kepada saudara tanpa sepengatahuannya” ikut andil. Dan tak ada salahnya pula kan, kita ikut andil mewujudkan kesuksesan saudara dan temen kita meski sebatas lewat doa. :)
Tapi bukan terkabulnya apa-apa yang ia harapkan untuk dirinya, akan tetapi justru satu persatu dari teman yang ia doakan mengabarkan berita gembira. Satu teman mengkabarkan dimudahkannya urusan yang sebelumnya begitu rumit dijalani, satu teman yang lain memberitakan bahwa ia sedang mengandung anak yang selama ini diharapkan dan satu teman lagi menyampaikan bahwa ia akan segera naik ke pelaminan dengan jodoh yang sungguh diluar dugaan. SubhanAllah...temen saya sich, mewanti wanti saya untuk tidak menganggap doanya mustajab, namun lebih kepada kesungguhan Allah dalam menepati janjiNya. Dalam kasus yang terakhir ini, “Doa kepada saudara tanpa sepengatahuannya” ikut andil. Dan tak ada salahnya pula kan, kita ikut andil mewujudkan kesuksesan saudara dan temen kita meski sebatas lewat doa. :)
No comments:
Post a Comment