
Sudah menjadi kebiasaan. Diam, menyimpan kekecewaan. Hati sedikit
menjauh untuk mencari kebijaksanaan dan terkadang malah tergelincir pada jurang
prasangka. Ya, seseorang sedang terbakar api cemburu dan kecewa. Ingin sangat ia
mengikis habis rasa, mengambil sikap bijaksana. Dan lagi-lagi ia belum sanggup
melakukannya.
Engkau tau shobat, segala sesuatu jika kau mengurusnya
seorang diri, mengandalkan dirimu, maka hasilnya tak akan pernah berhasil.
Ketahuilah, engkau cukup berusaha dan berusaha, lantas menyerahkan semua urusan
pada Pengatur alam semesta. Mohon bantuannya dan buang jauh-jauh
sok-sokanmu dalam mengurusi masalahmu
sendiri. Buang...buang...!!!
Ingatlah, bahwa setan
yang tunduk padaNya tidak pernah putus asa dalam menggoda dan menggelincirkan
kita dari JalanNya. Ingatlah, kekecewaan, kesedihan, keegoisan, kecemburuan,
kemarahan adalah jalan setan untuk mempengaruhimu. Janganlah sampai engkau
dikalahkan setan. Engkau lebih pantas untuk tidak berputus asa dalam menghadapi
godaan-godaannya.
Come on...you can do it...Bismillah, lillah....
Masa yang lalu biarlah ia berlalu. Berlalu membawa semua
keburukan dan memori kesedihan yang tidak mengenakkan. Sekarang yang ada adalah
menjadikan yang ada lebih baik adanya. Berfikir positif, berperasangka yang
baik, berdoa yang terbaik dan berkeyakinan yang baik pula. Yakin, Allah pasti
akan memberikan sesuai dengan yang kita lakukan dan niatkan....








