Tidakkah engkau sadari, bersamaan datangnya
kesulitan, kesukaran, kesedihan, persis saat itu jua Allah merencanakan dan
membukakan pintu kemudahan, kebahagiaan. Persis saat engkau menangis, Dia
menyiapkan hal untuk membuatmu tersenyum. Persis saat engkau kehilangan, Dia
menggantinya. Bukan menangis lantas tersenyum, namun untuk membuatmu tersenyum
Dia membuatmu menangis. Bukan kehilangan lantas diganti, akan tetapi untuk
mendapatkan ganti, terlebih dulu diambil hal yang tak bermanfaat bagimu.
Waktunya persis bersamaan lho...bukan setelahnya. Maka bukanlah “semua akan
indah pada waktunya”, akan tetapi “semua indah pada waktunya”. Kemarin, saat
ini dan esok. Ketahuilah keindahan bersemayam pada setiap waktu dan hanya hati
yang bening yang dapat merasakannya.
Hidup hanya sekali kawan, mari kita torehkan
apa yang terbaik dan terindah dari kita. Mari tuliskan keindahan dalam buku
catatan kita. Andaikata engkau marah, marahlah dengan indah. Apabila engkau
bersedih, bersedihlah dengan indah. Jika engkau mencinta, mencintalah dengan
indah. Dan bila engkau menghamba, menghambalah dengan indah. Sesungguhnya Dia
Maha indah dan sangat menyukai keindahan. SubhanAllah...